Keterampilan mengukir kayu yang menjadi warisan leluhur masyarakat Jepara terus dikembangkan oleh generasi muda melalui sentuhan teknologi digital modern. Para siswa diajarkan memproduksi hiasan dinding dan gantungan kunci berupa produk Ukir Souvenir bernilai seni tinggi pada jam pelajaran Muatan Lokal. Setelah produk selesai dibuat, siswa dilatih mengambil foto produk yang estetik dan mengunggahnya pada marketplace serta media sosial sekolah. Praktik wirausaha ini melengkapi suksesnya program gerakan menulis buku mandiri karya siswa SMP Negeri 1 Jepara yang diterbitkan secara nasional.
Proses pembuatan pengerjaan karya Ukir Souvenir membimbing siswa untuk sabar dan teliti dalam mengoreskan pahat di atas permukaan kayu jati berkualitas. Siswa mempraktikkan teknik pengamplasan halus dan pewarnaan pelitur agar tampilanvenir kayu terlihat mengkilap dan tahan lama. Produk buatan siswa ini sangat diminati oleh para kolektor barang seni.
Pemasaran produk Ukir Souvenir secara online mengajarkan siswa SMPN 1 Jepara tentang strategi penulisan deskripsi barang, layanan konsumen, serta pengemasan barang yang aman. Pembeli dari luar kota memberikan ulasan positif atas kerapian ukiran buatan para siswa sekolah menengah ini. Hasil penjualan digunakan untuk menambah modal bahan baku kelompok wirausaha siswa.
Integrasi keahlian ukir tradisional dengan strategi pemasaran digital membentuk karakter wirausaha yang mandiri, kreatif, dan tanggap terhadap peluang pasar modern. Siswa tidak hanya mahir mempertahankan tradisi seni daerah tetapi juga sanggup mendatangkan keuntungan finansial nyata. Kebanggaan terhadap produk lokal makin tertanam kuat.
Guru pendamping secara berkala mengevaluasi kualitas produk dan transaksi penjualan harian agar siswa dapat membagi waktu belajar dan berbisnis secara seimbang. Pihak sekolah mengapresiasi semangat pantang menyerah para siswa dalam mempromosikan warisan seni ukir Jepara ke kancah nasional. Dukungan masyarakat mengalir deras bagi karya siswa.
Inovasi pemasaran produk Ukir Souvenir secara online ini membuktikan bahwa siswa SMPN 1 Jepara sanggup menjadi agen pelestari budaya sekaligus wirausahawan muda yang sukses. Keahlian seni tradisional yang dipadukan dengan teknologi digital merupakan kombinasi emas bagi masa depan. Mari cintai dan beli produk karya anak bangsa.