Menghadapi musim liburan akhir tahun, SMPN 1 Jepara meluncurkan program literasi finansial. Sekolah ini mengedukasi siswa dampak inflasi liburan pada kebutuhan sekolah. Fokus utama adalah Dampak Ekonomi Nataru (Natal dan Tahun Baru) yang sering memicu inflasi dan kenaikan harga barang, yang secara tidak langsung memengaruhi kebutuhan sekolah siswa.
Edukasi ini bertujuan membuat siswa Jepara lebih melek ekonomi dan mampu mengelola keuangan pribadi serta keluarga. Mereka diajarkan bahwa di masa Nataru, permintaan pasar yang tinggi sering menyebabkan inflasi, yang membuat harga buku, seragam, dan alat tulis ikut naik, memberatkan orang tua.
SMPN 1 Jepara menggunakan simulasi sederhana untuk menunjukkan bagaimana inflasi liburan dapat menggerus nilai uang saku siswa. Siswa diajak untuk merencanakan pengeluaran mereka secara bijak, memprioritaskan kebutuhan sekolah di atas keinginan konsumtif musiman, seperti membeli mainan atau snack mahal.
Dampak Ekonomi Nataru tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa. Ketika harga-harga naik, orang tua mungkin kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka di awal semester baru. Oleh karena itu, edukasi ini sangat penting agar siswa dapat bersikap empati dan realistis terhadap kondisi ekonomi keluarga.
Mengedukasi siswa tentang inflasi adalah langkah proaktif dalam menanamkan tanggung jawab finansial. SMPN 1 Jepara percaya bahwa siswa yang cerdas ekonomi akan lebih siap menghadapi tantangan finansial di masa depan, terlepas dari fluktuasi ekonomi global yang terjadi.
Program ini mendorong siswa untuk membuat daftar kebutuhan sekolah yang akan dibeli jauh sebelum musim liburan dimulai, untuk menghindari kenaikan harga yang tidak terduga. Ini adalah pelajaran praktis tentang perencanaan anggaran dan prioritas belanja.
SMPN 1 Jepara juga melibatkan orang tua dalam sesi edukasi ini, melalui webinar singkat atau pamflet informasi. Kerjasama antara sekolah dan rumah tangga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung literasi finansial siswa secara keseluruhan, menciptakan sinergi positif.